Blog

JENIS-JENIS OUTER CLOTH DIAPER

Seperti yang sudah bunda ketahui, clodi terdiri dari beberapa lapisan. Lapisan paling luar dari clodi biasa disebut lapisan outer, lapisan dalam disebut lapisan inner, ada juga clodi yang mempunya satu lapisan lagi di bagian tengah biasanya di sebut lapisan middle. Kali ini yang akan dibahas adalah lapisan bagian luar atau outer. Lapisan outer ini ada yang polos dan ada juga yang bermotif. Bahan dari lapisan outer bermacam-macam jenisnya. Dengan banyaknya produk clodi yang ada dipasaran, mungkin bunda bingung memilih mana yang paling cocok untuk si kecil. Mari satu persatu kita pelajari ya…

  1. Outer PUL

PUL adalah sebutan untuk plastik polyurethane, tahan air yang di “laminating” dengan cover. PUL berfungsi sebagai lapisan penahan air agar cloth diaper tidak bocor. Dengan adanya teknologi PUL ini, cloth diaper bisa jadi tipis, tidak lagi menggunakan lapisan plastik  lain yang terpisah, namun tetap breathable. Namun perhatikan cara perawatan PUL. Perawatan (pencucian dan pengeringan) yang salah bisa membuatnya rusak, retak,  berbau, hingga bocor. Karena kebanyakan orang Indonesia tidak familiar dengan perawatan bahan ini, beberapa produsen clodi Indonesia menggantinya dengan bahan polyester lain.

  1. Outer Cotton/ katun

Kain dengan serat yang tidak terlalu tebal, bersifat adem, lembut, motif dan warna menarik. Ini alasan produsen clodi memilih kain ini sebagai cover cloth diaper. Namun ada kekurangan clodi dengan outer katun, jika dicuci berulang kali akan membuat warnanya pudar, dan seratnya semakin tipis.

  1. Outer Polarfleece

Polar Fleece atau nama yang sering digunakan oleh toko bahan adalah Emen Polyester, merupakan Fleece yang terbuat dari 100% Polyester. Bahan Polar fleece ini agak sedikit berbeda dengan fleece biasa. Teksturnya mirip bulu, terkadang juga mirip kapas yang dipadatkan. Sifatnya menyerap air, ringan, dan sangat lembut. Bahan ini sering ditemui pada produk-produk selimut bayi dan jacket bayi dikarenakan materialnya yang sangat ringan dan nyaman di kulit.

Bagian outer yang terbuat dari bahan polar fleece bersifat water repellent (menolak air). Artinya, cairan atau pipis akan langsung mengalir keluar (wet through the diaper) apabila soaker pad (lapisan penyerap) sudah jenuh dengan cairan. Efeknya adalah, bagian dalam popok tetap kering karena polar fleece langsung meneruskan cairan, walaupun daerah luar popok sudah basah. Popok ini cocok bagi ayah bunda yang mementingkan aspek breathability dalam memilih popok.

  1. Outer Jas Baby

Untuk produk lokal, penutup popok biasa menggunakan plastik jass baby, yaitu plastik yang lembut yang tidak melukai kulit bayi. Jas baby sifatnya anti tembus (Waterproof), sehingga air memang tidak mungkin tembus. Apabila menggunakan bahan yang anti tembus, bayi harus sering sering dicek karena bisa jadi celana tidak basah padahal di dalamnya sudah jenuh dengan urine dan hal ini tidak baik untuk kulit bayi.

  1. Outer minky

kain minky, yaitu sejenis bahan mirip beludru yang lembut, sangat cocok untuk kulit bayi.

Permukaannya jika dilihat seperti beludru/ bulu rasfur yang biasa dipakai untuk membuat selimut, boneka, dll dan jika diraba terasa halus dan lembut. Kekurangan outer Minky lebih lama kering jika dijemur dibandingkan outer PUL. Pastikan jika clodi sudah benar-benar kering supaya terhindar dari jamur yang ditandai dengan bintik-bintik (spot) berwarna hitam atau hitam kehijauan. Namun Kelebihan outer Minky lebih fashionable dan lembut saat teraba.

 

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tambahkan Kontak Whatsapp Kami : 08885171867 Invite Pin BBM kami : 7D2FDB52